Minggu, 27 Februari 2011

Pentingnya Komunikasi

Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain
(Davis, 1981). Jadi Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu cara menyampaikan maksud atau tujuan dengan menggunakan bahasa. Caranya dapat secara lisan, tulisan atau isyarat yang dapat dimengerti oleh pembicara maupun lawan bicara dan keduanya saling merespon. Sebagai manusia yang merupakan makhluk sosial tentunya komunikasi merupakan kebutuhan. Jangankan manusia, makhluk hidup lain pun membutuhkan komunikasi dalam hidupnya tetapi dengan cara yang berbeda-beda. Misalnya anak kucing mengeong seperti mengisyaratkan “haus”, ibu kucing kemudian berbaring dan membiarkan anaknya menyusu. Kedua makhluk ini memiliki bahasa yang dapat dimengerti satu sama lain sehingga maksud dan tujuan dapat tercapai. Atau bunga-bunga di kebun yang berwarna menarik bergerak-gerak tertiup angin seolah berbicara kepada serangga “datanglah kemari”. Keduanya saling menguntungkan karena bunga dapat melakukan penyerbukan dan serangga pun telah kenyang menghisap sari-sari bunga.
Manusia berkomunikasi dengan cara-cara menusia tentunya. Bahasalah yang menjadi pengantarnya. Manusia diciptakan Tuhan berbeda-beda, baik bangsa, ras, suku, nasionalisme juga bahasa. Tujuannya adalah satu agar manusia satu dengan manusia lain saling mengenal.
Hal yang kerap sekali menjadi standar evaluasi bagi orang-orang yang ingin maju adalah hasil dari sebuah usaha. Biasanya hasil dari sebuah usaha ditentukan dengan bagaimana komunikasi berjalan dengan lancar atau tidak. Karena komunikasi mempengaruhi koordinasi antara satu individu dengan individu lainnya dalam sebuah pekerjaan, organisasi atau perusahaan. Misalkan dalam bidang pendidikan, jika para murid yang seorang guru didik menjadi  orang-orang yang kreatif, kritis dan mampu berkontribusi untuk masyarakat maka guru tersebut disebut orang yang berhasil menjalankan komunikasi yang baik dengan muridnya. Dalam organisasi, sebuah acara bhakti sosial dapat berjalan dengan baik apabila ketua pelaksana mampu mengkoordinir dan menjalin komunikasi dengan para paniti pelaksananya.Dalam perusahaan, tentunya selain produk yang akan membuat konsumen puas, pemasaran dan promosi tentunya sangat penting demi kelangsungan usaha.
Dalam berkomunikasi terdapat tata cara yang baik agar berjalan dengan lancar, seperti:
·         Jika berkomunikasi dengan menggunakan lisan:
1.       Pembicara hendaknya menyesuaikan topik pembicaraan dengan lawan bicara
2.       Menggunakan bahasa yang dapat dipahami antara pembicara dan lawan bicara
3.       Bicara dengan tidak menyinggung atau menyakiti perasaan lawan bicara
4.       Pembicaraan mengalir dengan serius tapi santai
5.       Tidak berbelit-belit dalam berbicara (Langsung pada pokok pembicaraan)
6.       Eye contact (Kontak mata agar lawan bicara merasa dihargai)

·         Jika berkomunikasi dengan menggunakan tulisan:
1.       Topik yang ditulis adalah hal-hal yang baru dan dimengerti oleh lawan bicara
2.       Memuat judul yang menarik
3.       Menyesuaikan bahasa penulisan dengan objek (Kepada siapa tulisan disampaikan)
4.       Menulis dengan rapi agar mudah dibaca


Jika hal-hal tersebut telah dilakukan dengan baik, maka akan tercapai hasil yang baik dari sebuah komunikasi.
Oleh karena itu, jangan hanya berpikir tentang hal apa yang ingin dibicarakan pada orang lain. Tetapi bagaimana cara menyampaikannya dengan baik agar orang yang kita ajak bicara dapat mengerti dan merespon dengan baik topik yang dibahas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar